Penentuan Waktu Tanam dan Estimasi Hasil Berdasarkan Prediksi Curah Hujan Musiman Ansambel untuk antisipasi Risiko Kekeringan pada Tanaman Padi sawah

Dr. Tri Wahyu Hadi

Bencana kekeringan telah menyebabkan kerusakan tanaman padi yang tidak sedikit, terjadi hampir setiap tahun, dan meningkat tajam pada kondisi El Nino. Kejadian kekeringan yang bersifat slow onset, berlangsung cukup lama pada wilayah yang luas, berpeluang untuk prediksi lebih akurat. Dengan demikian, kehilangan hasil padi semestinya dapat diantisipasi dengan melakukan penilaian risiko kekeringan dan menyesuaikan waktu tanam. Dewasa ini penilaian risiko kekeringan terhadap pertanian telah berkembang dengan adanya prediksi curah hujan musiman berbasis Coupled Global Circulation Model. Namun demikian, upaya pemanfaatan data prediksi tersebut terkendala dua masalah utama terkait akurasi, dan ketidakpastian (uncertainty). Prediksi musiman berskala global mempunyai resolusi rendah, sehingga diperlukan proses downscaling untuk meningkatkan akurasinya pada skala lokal. Adapun ketidakpastian tidak dapat dikurangi tetapi perlu dikuantifikasi dengan metode ansambel untuk menghasilkan prediksi yang bersifat probabilistik. Pada tahun pertama penelitian difokuskan pada pengembangan metode untuk mendapatkan data prediksi curah hujan musiman berbasis harian dengan analisis statistical downscaling menggunakan metode constructed analogue. Data prediksi tersebut digunakan untuk memprediksi curah hujan dan kekeringan padi sawah. Pada tahun kedua, penelitian dilanjutkan dengan pengembangan model waktu tanam dan prediksi hasil padi berdasarkan luaran prediksi musiman yang bersifat probabilistik


Kata kunci
: Padi, penentuan waktu tanam, estimasi hasi, prediksi curah hujan, risiko kekeringan
Lokasi
: Jawa Barat dan Sulawesi Selatan
Mitra
Output