Isolasi Dan Karakterisasi Gen Penyandi Protease Inhibitor Dari Tanaman Karet (hevea Brasiliensis) Untuk Pengembangan Agensia Antimikroba Berspektrum Luas Pada Tanaman Padi

Dr. Riza Arief Putranto DEA

Protease inhibitor (PI) merupakan salah satu enzim yang banyak dipelajari di berbagai spesies tanaman dan diketahui memiliki fungsi bioinsektisida dan agensia kemopreventif. Dalam bidang kesehatan, PI telah menjadi komponen kunci untuk terapi HIV/AIDS sejak tahun 1990. PI dapat diekstrak dari berbagai jaringan tanaman seperti biji dari tanaman padi (Oryza sativa) serta dari lateks tanaman karet (Hevea brasiliensis). Ekstraksi PI dari lateks disinyalir lebih efektif karena bentuknya yang cair dan mengandung totalitas protein dari sitoplasma sel latisifer. Pada tanaman padi, fungsi tersebut diketahui melibatkan mekanisme untuk pertahanan tanaman. Pendekatan biologi molekuler yang dipilih dalam penelitian ini diharapkan dapat mengungkap aktivitas antimikroba PI berdasarkan struktur gen. Penelitian ini menekankan pendekatan tersebut untuk mendapatkan gen penyandi PI dari tanaman sampel dan untuk mendapatkan produk protein rekombinan pada skala laboratorium. Pendekatan ini dipilih karena memiliki prospek menghasilkan produk keluaran dengan label teknologi tinggi (high tech output product) dari sumber daya genetik lokal. Hal ini diharapkan menjadi inovasi teknologi yang belum banyak diterapkan di Indonesia. Lebih lanjut, hasil penelitian dapat diadopsi untuk memproduksi protein PI murni melalui pendekatan rekayasa genetika.


Kata kunci
: hevea brasiliensis, protease inhibitor, gen, antimikroba
Lokasi
: Bogor
Mitra
Output