Dampak Perubahan Iklim Terhadap Adaptasi Budidaya Tanaman Pangan Pada Masyarakat Lokal Papua Selatan

Untari, STP MSI

Sistem pertanian organik dengan menggunakan pupuk organik untuk meningkatkan daya cekram tanah terhadap air yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan produksi tanaman. Tujuan penelitian yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah 1) Mengetahui pola dan perubahan konsumsi masyarakat lokal Papua Selatan, 2) Uji teknologi budidaya tanaman pangan dampak dari perubahan iklim. Penelitian dilaksanakan pada Tahun 2015 dengan menggunakan metode eksperimen dengan menggunakan perlakukan lapangan yaitu pemberian dosis pupuk organik (0 ton/ha, 5 ton/ha, dan 10 ton/ha) pada budidaya tanaman pangan tanaman padi Inpago Unsoed 1, Jagung Pulut Uri dan Tanaman Ubi Kayu yang dilakukan di Muting Kampung Distrik Muting dan Bupul Kampung Elikobel dengan menggunakan rancangan acak kelompok. Data penelitian di análisis dengan menggunakan análisis tabulasi dan análisis statiktik deskriptif dengan menggunakan taraf kepercayaan 95%. Variabel pengamatan dilapangan yaitu variabel pertumbuhan dan produksi tanaman padi Inpago Unsoed 1, jagung pulut uri dan tanaman ubi kayu. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pola konsumsi masyarakat untuk makanan pokok lebih tinggi dibandingkan kebutuhan protein dan sayur-sayuran dan buah. Pemenuhan kebutungan pangan masyarakat local Papua yang tinggal di perkampungan untuk konsumsi 20-40, >40-60 kg/bulan, di atas >60 kg/bulan di dapat dari sumber membeli kurang lebih 50%, sedangkan konsumsi >20kg/bulan sebagian besar masih di peroleh dengan mencari di alam. Hasil peneli


Kata kunci
: iklim, pupuk organik, jagung, padi, ubi kayu
Lokasi
: MERAUKE
Mitra
Output
: Journal