Analisa Pol dan Brix Nira Perahan Pertama Dua Pabrik Gula di Jawa Timur dan Lampung, Menggunakan Near Infrared Spectroscopy (NIRS) Untuk Mendukung Perhitungan Rendemen Secara Cepat dan Akurat.

Ir. Gatot, SP., MP.

Pabrik gula telah menerapkan analisa rendemen individu (ARI) untuk mengukur nilai rendemen tebu petani. Permasalahan yang dihadapi dalam mengukur rendemen individu adalah ketertelusuran contoh dan jumlah contoh yang dianalisa cukup banyak sehingga seringkali ada yang terbengkalai. Untuk mengatasi hal tersebut, dapat digunakan teknologi Near Infra Red Spectroscopy (NIRS) yang hanya membutuhkan waktu 1 2 menit untuk setiap contoh NPP. Lokasi penelitian bertempat di PG Bungamayang dan PG Djatiroto. Bahan yang digunakan adalah NPP dari gilingan I pabrik dan dari sampling core sampler. Alat yang digunakan adalah NIR FOSS RLA yang dilengkapi dengan software VISION, sacharomat, refractometer dan buret Lane Eynon. Nira dengan contoh yang sama dianalisa kadar brix dan pol nya secara berpasangan menggunakan metode konvensional dan NIR. Data analisa brix dan pol metode konvensional di input kan kedalam software yang kemudian diolah lebih lanjut dengan perlakukan statistik menggunakan metode partial least square (PLS).Kalibrasi NIRS di PG Bungamayang dan PG Djatiroto terhadap 1300 contoh NPP diperoleh persamaan regresi untuk %brix y = 0,980x + 0,344 dengan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,980; sedangkan untuk %pol diperoleh persamaan regresi y = 0,977 x + 0,303 dengan nilai koefisien determinasi (R2) = 0,977. Evaluasi terhadap nilai kesalahan (error) menunjukkan bahwa nilai SEC, SECV, SEP ≤ 2 SEL, sehingga NIRS berpotensi digunakan sebagai pengganti metode konvension


Kata kunci
: NIRS, brix, pol, NPP, rendemen
Lokasi
: Lampung, Jawa Timur
Mitra
Output
: Journal